|

Unsyiah dan IKAN Teken MoU Cegah Narkoba Masuk Kampus


INILAHMEDAN - Banda Aceh: Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Anti Narkoba (DPP IKAN) melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Syiah Kuala. Penandatanganan dilaksanakan di Balai Senat Rektorat Unsyiah, Senin (02/10/2017).

Penandatangan dilakukan Rektor Unsyiah Samsu Rizal dan Ketua Umum DPP IKAN Syahrul Maulidi disaksikan Wakil Rektor I Unsyiah dan Bidang Diklitbag DPP IKAN.

Syahrul Maulidi mengatakan saat ini generasi muda menjadi sasaran utama penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian diperlukan pencegahan secara dini terhadap generasi muda dan salah satu bentuk kepedulian serta komitmen IKAN adalah membentuk Barisan Muda IKAN dengan ruang lingkup kegiatan di sekolah dan kampus.

Barisan Muda IKAN akan bersinergi bersama MPM, BEM dan segenap lapisan mahasiswa Unsyiah. Banyak program yang akan ditawarkan kepada  Unsyiah diantaranya IKAN akan membantu pembentukan UKM Anti Narkoba di Unsyiah dan kegiatan-kegiatan sosialisasi kreatif. 

Penandatangan kerjasama ini dilakukan demi menyelamatkan dunia pendidikan dari kejahatan bahaya dan pengaruh narkoba.

Sementara Rektor Unsyiah menyatakan peredaran narkoba di Indonesia dan Aceh memang sudah masuk level darurat. Ada sekitar 1800 ton lebih narkoba jenis sabu yang masuk ke Indonesia. Belum lagi jenis-jenis narkoba yang lain seperti ekstasi, ganja dan lain-lain.

"Selain anak muda, para pemasok dan pengedar narkoba kini punya target yaitu anak-anak SD, SMP dan SMA. Bahkan anak balita pun bisa menjadi sasaran dalam bentuk permen dengan berbagai macam bentuk yang menarik," katanya. (nas)
Komentar

Berita Terkini