INILAHMEDAN - Batubara: Bupati Batubara Baharuddin Siagian mengikuti Gerakan Tanam Padi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) secara serentak di Desa Suka Raja, Kecamatan Air Putih, Rabu (30//9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Utara tersebut merupakan bagian dari Gerakan Tanam Padi PM-AAS menuju 37.768 hektare yang dilaksanakan secara serentak di 38 provinsi di Indonesia.
“Atas nama Pemkab Batubara, kami menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan gerakan tanam serentak seluruh Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Batu Bara,” ujar Bupati.
Kabupaten Batubara memiliki potensi lahan pertanian yang besar dan apabila dikelola secara optimal dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, daerah ini dapat memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Utara.
“Mudah-mudahan kegiatan PM-AAS ini dapat disinergikan dengan para petani sehingga mampu menghasilkan produksi yang lebih baik dan lebih banyak,” katanya.
Bupati Batu Bara juga menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap kesejahteraan petani, salah satunya melalui kebijakan harga Gabah Kering Panen (GKP) yang ditetapkan tidak boleh di bawah Rp6.500 per kilogram.
Bupati berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, dalam pemenuhan kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta peningkatan infrastruktur irigasi di Kabupaten Batubara.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut Fariz Haholongan Hutagalung, mengatakan metode PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan mendorong hasil panen hingga di atas 10 ton per hektare.(imc/olan)
