INILAHMEDAN - Deliserdang: Sugiat Santoso menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Dai dab Tahfiz Nur Asyqi. Pesantren ini berlokasi di Jalan Jadi Raya Lorong Anggrek, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.
Kehadiran Sugiat Santoso menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan berbasis keagamaan, khususnya dalam mencetak generasi muda yang memiliki akhlak mulia, berkarakter Islami, serta memiliki kemampuan dalam berdakwah dan menghafal Alquran.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiat menyampaikan bahwa keberadaan Pondok Pesantren Dai dan Tahfiz Nur Asyqi diharapkan menjadi pusat pendidikan Islam yang mampu melahirkan dai-dai muda dan para penghafal Alquran yang berintegritas serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami sangat mendukung pembangunan Pondok Pesantren Dai dan Tahfiz Nur Asyqi ini. Pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Islami generasi muda. Melalui pendidikan pesantren, lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat akhlaknya, memiliki pemahaman agama yang baik, dan siap menjadi penerus dakwah di tengah masyarakat," ujar Sugiat, Senin (27/07/2026).
Menurut Wakil Ketua Komisi XIII DPR ini, pembangunan pesantren merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga nantinya pesantren dapat segera digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
"Kita berharap pembangunan ini berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Semoga Pondok Pesantren Dai dan Tahfiz Nur Asyqi menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi Qurani, berkarakter Islami, cinta tanah air, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara," katanya.
Acara peletakan batu pertama berlangsung dengan penuh khidmat. Ketua yayasannya Susanto menyebut kehadiran pesantren ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang cinta akan Aquran.
"Insyaallah pesantren tempat menuntut ilmu. Akan tercipta generasi islami yang cinta Alquran dari pesantren ini," ungkapnya.
Hadir juga dalam acara ini Hardi Mulyono, dan Ketua BKPRMI Sumut Ustadz Syafrizal Harahap.(imc/bsk)
