-->
    |

Wali Kota Bobby Kembalikan Kesawan sebagai Pusat Perekonomian


INILAHMEDAN - Medan: Pembenahan terus dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution terhadap Kota Lama Medan, terutama kawasan Kesawan sebagai upaya untuk mengembalikan kejayaan Kota Medan pada masa lampau. 

Selain ingin mengembalikan dan mempertahankan cagar budaya yang sudah banyak berubah, Bobby juga ingin menjadikan kawasan itu tidak hanya sekadar pusat kuliner dan budaya saja, tapi juga sebagai pusat perekonomian sekaligus menjadi ikon baru ibukota Provinsi Sumatera Utara.

Dengan dipenuhi banyak bangunan bersejarah yang kaya akan nilai artistik tinggi, Bobby ingin mengkolaborasikan keistimewaan yang dimiliki kawasan Kota Lama Kesawan dengan aneka kuliner tradisionil Kota Medan yang selama ini terkenal memiliki dua rasa yakni enak dan enak sekali. 

Dari kolaborasi inilah muncul gagasan cerdas Bobby Nasution untuk mem-branding kawasan Kesawan nantinya menjadi The Kitchen of Asia.

Dapur Asia yang ingin disampaikan Bobby Nasution dalam branding Medan The Kitchen of Asia, ingin menampilkan proses pembuatan kuliner mulai dari bahan mentah hingga siap saji dengan mengemasnya sebagai  sebuah pertunjukan entertainment menarik bagi siapa saja yang melihatnya. Tentunya ini akan menjadi daya tarik untuk mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Jika ini terwujud, kawasan Kota Lama Kesawan akan kembali menggeliat menjadi pusat perekonomian seperti tahun 1900-an.

Sebagai upaya untuk mewujudkan hal tersebut, Bobby Nasution pun mengawalinya dengan membenahi kawasan Kota Lama Kesawan melalui revitalisasi. 

“Pembenahan yang dilakukan dengan mengembalikan bangunan yang ada seperti bentuk semula. Sebab, tidak sedikit bangunan yang telah berubah bentuknya. Padahal bangunan-bangunan itu memiliki kisah sejarah yang menarik,” kata Bobby belum lama ini.

Pemikiran cerdas Bobby ini pun menuai  apresiasi  dan dukungan dari Nicholas Marpaung SAB MSi selaku akademisi Administrasi  Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara.  Nicholas menilai, langkah yang dilakukan Bobby Nasution sangat bagus, tepat dan inovatif. Sebab, Kesawan diketahui mempunyai nilai Historis yang sangat kuat dan menjadi saksi sejarah perkembangan Kota Medan dari dulu sampai sekarang. Ditambah lagi, imbuhnya, Kesawan juga menjadi titik kuat dan cikal bakal menjadikan Medan sebagai kota megapolitan.

Nicholas mengungkapkan, kejayaan Kesawan pada masa lampau bisa dilihat saksi maupun situs - situs bersejarah yang masih tertinggal di kawasan tersebut, seperti  bangunan - bangunan yang memiliki nilai artistik tinggi  dan kental dipengaruhi  gaya Eropa. Oleh karenanya Nicholas menyambut baik dan mendukung upaya Bobby Nasution untuk mengembalikan kejayaan Kota Medan seperti masa lampau yang dimulai dari kawasan Kesawan. Termasuk, menjadikan kawasan itu sebagai pusat perekonomian dan perdagangan seperti masa kejayaannya dulu.

“Saya rasa semua orang harus mengapresiasi upaya yang dilakukan Wali Kota dan tentunya ini menjadi langkah yang cukup bagus. Saya rasa ini tidak ada kesulitan bagi Pemko Medan, terutama Pak Bobby Nasution untuk mewujudkannya sekaligus menjadikannya sebagai ikon Kota Medan. Sekali lagi, apa yang dilakukan Pak Bobby Nasution harus diapresiasi dan tindakan yang sangat bagus karena memiliki potensi ke depannya,” ungkapnya.

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Nicho ini mencontohkan kawasan Malioboro Jogjayakarta yang sudah sangat terkenal. Saking terkenalnya, orang yang hanya mendatangi Malioboro dianggal telah mengunjungi seluruh Jogyakarta. Nah Kota Medan, ungkap Nicho, punya faktor-faktor pendukung sehingga nantinya kawasan Kota Lama Kesawan akan terkenal seperti Malioboro saat ini. Salah satunya, terangnya, mengembangkan Kesawan menjadi pusat kuliner dan ikon peradapan Kota Medan.(imc/bsk) 




Komentar

Berita Terkini