|

Honorer K2 Pengen Dapat THR, Ini Imbauan Pak Menteri


INILAHMEDAN - Jakarta: Tunjangan Hari Raya atau THR yang akan dibayarkan pada akhir Mei ini diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN) baik PNS maupun PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja).

"Namun mengingat PPPK hasil seleksi 2019 masih dalam tahap proses pemberkasan NIP (nomor induk pegawai),maka tahun ini belum bisa menikmatinya," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin di Jakarta, Ahad (19/05/2019).

Kata Syafruddin, THR akan dinikmati ketika PPPK sudah mengantongi NIP serta SK dari kepala daerah. Sedangkan PNS baru rekrutmen 2018 sudah bisa menikmati THR dengan catatan telah mengantongi SK karena dihitung TMT-nya (terhitung mulai tanggal).

Bagaimana dengan honorer K2 maupun nonkategori? Menurut Syafruddin, dalam UU ASN tidak ada aturan yang menjadi payung hukum bagi mereka menerima THR.

"Kalau sesuai aturan gak ada THR bagi honorer K2 maupun nonkategori. Yang ada hanya untuk PNS dan PPPK," katanya.

Walau tidak ada aturannya, Syafruddin menyebutkan bisa saja honorer mendapatkan THR dari instansi tempat dia bekerja. Misalnya ada kebijakan khusus dari pimpinan instansi untuk memberikan THR.

"Pemberian THR bagi honorer K2 maupun nonkategori tergantung kebijakan instansi masing-masing. Apakah menyisihkan sebagian THR-nya untuk honorernya atau kebijakan lainnya. Karena ada jugadaerah yang mau memberikan THR bagi honorer seperti Jakarta, Surabaya dan lainnya," katanya.

Mantan Wakapolri ini mengajak seluruh honorerK2 maupun nonkategori untuk tidak melewatkan momentum penerimaan PPPK tahap dua nanti. Ini agar mereka bisa menikmati berbagai tunjangan setara PNS.

"pemerintah mau buka lagi nih tahap dua. Manfaatkan itu agar saat lebaran bisa merasakan THR juga," tandasnya. (imc/***)


Sumber: JPNN

Komentar

Berita Terkini